Home‎ > ‎

Highlight of Bilingual

Sampai saat ini, banyak negara yang menerapkan pengajaran bilingual seperti di Filipina, Australia, Jepang, Cina, dan Amerika. Dalam “gurupembaru.com” dijelaskan bahwa pengajaran bilingual merupakan model penggunaan dua bahasa untuk menyampaikan materi dalam menguatkan kompetensi peserta didik yang berbasis bahasa asing. Dengan menggunakan model ini, selain siswa menguasai ilmu pengetahuan juga melek berbahasa.

Uni Eropa selain indah untuk dikunjungi, juga memiliki keragaman bahasa. Heinzle (Hamburg, 2010) menyatakan bahwa, secara politis warga Uni Eropa tidak dapat menerima penggunaan satu bahasa. Bahkan saat ini terdapat 462 kombinasi bahasa disana. Seperti di negara Perancis,  Negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia dan hampir 82 juta turis setiap tahun yang datang ke sana, menerapkan bilingual di sekolah-sekolah. Sumber Wikipedia menyebutkan bahwa di Perancis (Negara dengan simbol menara Eiffel ini terutama di Alsace) , yaitu sebuah kawasan timur Perancis saat ini banyak penutur berbahasa Jerman, tetapi  mereka menerapkan bilingual disana (bahasa berdialek alemarik, bahasa Frankish, dan bahasa franconis ) terutama di Strasbourg.

Inggris, negara kerajaan yang didirikan pada 1 Mei 1707, menerapkan bilingual di sekolah – sekolah yang bertujuan sebagai tempat perkembangan budaya nasional . Oleh karena kebijakan penggunaan bahasa ini selain sebagai misi negara Eropa, juga misi universitas disana. Negara ini mengembangkan bilingual dalam berbagai aspek, selain konteks internasional, juga siswa di ajarkan untuk menganalisis secara kritis beberapa faktor yang terlibat dalam pembelajaran bilingual, selain pengetahuan dan teori global yang relevan.

Negara maju lain di Eropa, yaitu Portugal dan Spanyol yang terkenal dengan keindahan bangunannya serta memiliki tempat-tempat wisata yang menarik. Di Portugal, terutama di wilayah Caparica dan Bolzano (Lisbon), yang tidak jauh dari ibu kota Portugal selain di Itali         (sebelah utara Itali dekat dengan Milan), saat ini telah diterapkan Trilingual (Bahasa Italiano, Deutsch, English ). Penerapan bilingual dan trilingual di negara-negara ini sebagai pembentukan karakteristik budaya bangsa (berabad – abad yang lalu telah dicetuskan oleh Reneisans, Pemikir bangsa.

Marzuki Ali (bataviase.co.id) menyatakan bahwa negara Asia saat ini telah menerapkan bilingual selain bahasa asli penutur (bahasa Ibu). Bahasa Inggris tetap menjadi Bahasa Kedua dalam pembelajaran bilingual, oleh karena bahasa ini masih memegang peranan penting sebagai alat komunikasi antara negara di Asia Pasifik bahkan belahan dunia. Akan tetapi, perkembangan terakhir bahwa bahasa Mandarin, bahasa Indonesia, bahasa Melayu (Malaysia) juga dijadikan sebagai second language di Asia Pasifik, selain bahasa asli penutur.

Negara Indonesia, tidak tertinggal dari negara–negara lain oleh karena kita telah mengimplementasikan pembelajaran bilingual di sekolah – sekolah sejak tahun 2006/2007, walaupun saat ini masih dilakukan perbaikan dalam pengembangannya. Penerapan bilingual di Indonesia difokuskan kepada percepatan perbaikan mutu pendidikan yang dapat menjaring kelompok masyarakat, sehingga dapat simultan dalam pencapaian kesejajaran standar nasional dan mutu pendidikan, baik level nasional maupun internasional. RDA

Comments